ANALISIS METODE PELAKSANAAN COR BERTAHAP PRECAST PADA PENYELESAIAN PROYEK OVERPASS PT. TALENTA BUMI MARABAHAN STUDI KASUS PADA PROYEK OVERPASS – MARABAHAN

  • Hanung Budi Harto Lambung Mangkurat University
Keywords: precast, plan moment, ultimate moment, safe, half slab

Abstract

Pekerjaan metode precast disesuaikan karena tingginya elevasi  slab ± 7 meter, sehingga diperlukan banyak sekali perancah (material) dan waktu. Penentuan beton precast dilakukan dengan analisis perhitungan preliminary desain, perhitungan pembebanan precast, evaluasi beban yang akan di lifting, berupa beban sendiri precast, untuk waktu lifting beton precast, penulangan beton precast, perhitungan scaffolding terhadap beban sendiri precast. Berdasarkan hasil penelitian untuk umur beton 1 hari untuk izin lifting Crane K-35 ton lebih dari beban precast, maka beban tersebut dapat dipikul oleh crane. Tetapi pada uji validasi silinder nilai tersebut didapatkan pada hari pertama, maka pekerjaan tersebut dapat dilakukan lebih awal. Sedangkan untuk top cor dengan metode cor insitu menggunakan koefisien pada hari ke 3 dengan nilai 0,4 didapatkan nilai perbandingan  Mu=30,893 ton.m dan Mr=31,877 ton.m menurut grafik uji validasi silinder dengan fc’ 12 MPa, pekerjaan tersebut didapatkan pada hari ke 2 dan karena pembesian dilakukan dalam waktu paling cepat 1 hari, maka pengecoran bisa dilakukan pada hari ke 3 dimana mutu kuat tekan beton sudah memenuhi sesuai peraturan PBI’71.

Published
2024-10-01